5 Tablet Android Paling Di Minati


1. Samsung Galaxy Tab 10.1

Samsung Galaxy Tab 10.1 merupakan salah satu Tablet teringan dan tertipis dipasaran dengan ketebalan 10.9 mm serta berat 599 gram. Dirancang untuk memberikan pengalaman hiburan mobile yang mutakhir, serta merupakan perangkat smart media dengan Dual Core Android 3.0.
Berbagai fitur andalan dibenamkan dalam Samsung galaxy tab 10.1 ini. Misalnya prosesor dual core, kamera depan belakang dengan resolusi masing-masing 3 megapixel dan 2 megapixel. Sedangkan koneksi jaringan sudah mendukung sampai ke HSPA+.


Kemudian, sistem operasi yang diusung sudah Android Honeycomb, OS yang khusus dibuat Google untuk tablet. Samsung juga menambahkan kustomisasi interface TouchWiz yang selama ini jadi andalan vendor asal Korea Selatan ini di segmen smartphone. 
Harga Samsung Galaxy tab 10.1: sekitar 6 Jutaan.



2.  Samsung Galaxy Tab 8.9

Samsung secara resmi telah mengumumkan tablet terbarunya yaitu Samsung Galaxy TAB 8.9. Banyak spesifikasi dan fitur yang menarik dari tablet yang satu ini tetapi yang paling menarik adalah OS tablet ini telah menggunakan OS Android versi terbaru yaitu Android 3.0 Honeycomb.
Spesifikasi Samsung Galaxy Tab 8.9 ini hadir dengan nuansa teknologi yang serba baru dan canggih. Dari segi desain, Samsung Galaxy Tab 8.9 ini dengan layar sentuh 8.9 "WXGA 1280 × 800, berdimensi 230.9 x 157.8 x 8.6mm, dan memiliki bobot 470 gram. Dari segi performa, Samsung Galaxy Tab 8.9 ini dilengkapi akan dilengkapi oleh 1 GHz Dual-Core Processor, memory internal 16/32/64 GB, slot kartu microSD up to 32GB, Dual kamera (3.0 MP untuk kamera depan dan 2.0 MP untuk kamera depan), Bluetooth 3.0, WiFi 802.11 a/b/g/n, mendukung jaringan HSPA + 21Mbps 850/900/1900/2100, EDGE / GPRS 850/900/1800/1900, dan baterai berkekuatan 6000 mAh.


Samsung Galaxy Tab 8.9 ini juga dilengkapi oleh beberapa fitur tambahan seperti SNS integration, Digital compass, TV-out, Player MP4/DivX/Xvid/H.264/H.263, Player MP3/WAV/eAAC+/OGG, Organizer, Image/video editor, Quickoffice HD editor/viewer, Google Search, Maps, Gmail, YouTube, Calendar, Google Talk, Picasa integration, Adobe Flash 10.2 support, Android Market, Microsoft Exchange ActiveSync, Voice memo, Predictive text input, stereo speakers, dan audio jack 3.5 mm.




Harga Samsung Galaxy Tab 8.9 dengan memory internal 16 GB akan dijual dengan harga $469 dan harga Samsung Galaxy Tab 8.9 dengan memory internal 32GB akan dijual dengan harga $569.




3. HTC Flayer


HTC Flyer sebuah tablet besutan HTC sebuah perusahaan yang berlokasi di Taiwan telah resmi di jual di Indonesia. Harganya cukup fantastis; 7 juta rupiah! Harga HTC Flyer yang dibanderol cukup mahal tentu diimbangi dengan kinerja yang dapat diandalkan. Apalagi tablet ini dibuat lebih personal dan produktif dari tablet yang ada dipasaran saat ini.
“Tentu saja ponsel pintar telah mengubah gaya hidup kita. Tapi, setelah kami amati bagaimana orang memakai ponsel pintar, komputer, dan teknologi lainnya, kami melihat adanya peluang untuk membuat tablet yang sama sekali berbeda. Lebih personal dan produktif,” kata Peter Chou, CEO HTC.
Yang dimaksud oleh Peter Chou dengan ‘lebih personal dan produktif’ ada benarnya. Karena HTC Flyer merupakan tablet pertama didunia yang terintegrasi dengan layanan game online Onlive yang berbasis cloud. Dengan memainkan game online dari Onlive pengguna tidak perlu menggunakan specs hardware yang tinggi, karena semua game 3D sudah diatur oleh aplikasi cloud tadi. Tapi game ini hanya dapat dinikmati bila pengguna berlangganan layanan dari Onlive. Tidak diketahui apakah pengguna dari Indonesia dapat berlangganan game online ini atau tidak.
Fitur lain yang dibenamkan pada Flyer adalah Video Watch. Melalui aplikasi ini pengguna dapat dengan mudah menonton film-film box office dengan kualitas HD. Namun tentu saja pengguna harus mendownload film-film yang diinginkan.


Sama seperti deretan smartphone besutannya, HTC membenamkan user interface andalannya, HTC Sense yang dioptimalisasi untuk tablet. Layar tablet yang berteknologi Super LCD dapat pula dinavigasi dengan stylus kapasitif, di mana user bisa mencatat atau menggambar langsung di Flyer.


4. LG Optimus Pad

Dari sisi desain LG Optimus Pad menggunakan layar yang berbeda dari para pesaingnya. Saat ini kebanyakan dari tablet baik yang berbasis Android maupun Windows Phone 7 menggunakan layar dengan ukuran 4 inci, 7 inci dan 10 inci. Namun ternyata LG memutuskan untuk menggunakan layar dengan luas 8.9-inci dengan ratio 15:9.

Kenyamanan pengguna menjadi salah satu pertimbangannya. Dengan luas layar 8.9-inci (hampir 9-inci) tablet ini tetap lebih portable ketimbang dengan tablet dengan ukuran layar 10 inci. Yang kedua untuk menikmati suguhan video favorite atau bermain game, layarnya tetap lebih lega ketimbang tablet yang mengusung layar 7 inci.

Untuk mengoptimalkan sistem operasi Android Honeycomb,  prosessor dual-core yang menjadi inti dari LG Optimus Pad ini adalah chipset besutan NVIDIA yakni Tegra 2 dengan clock speed 1GHz. Melalui Chipset besutan NVIDIA ini, ponsel ini dapat memberikan tampilan visual yang menarik dan sangat responsif saat digunakan untuk bermain game 3D. Disamping itu, chipset ini sangat sedikit dalam mengkonsumsi daya (ultra low power)  sehingga dapat memberikan jangka waktu yang cukup lama dalam pemakaian. Chipset ini sama dengan yang digunakan oleh smartphone LG Optimus 3D.


LG Optimus Pad yang diperkenalkan pada ajang WTC beberapa bulan lalu sudah masuk ke Indonesia. Namun berdasarkan informasi tablet Android Honeycomb ini akan dibandrol dengan harga berkisar Rp 7 jutaan.


 5. Asus Transformer

Asus secara resmi meluncurkan Eee Pad Transformer, yaitu tablet PC perdana Asus yang mengadopsi sistem operasi OS Android versi 3.0 atau dikenal dengan codename Honeycomb.

Jerry Shen, CEO Asus, mengatakan bahwa peluncuran Asus Transformer menjadi tonggak sejarah baru bagi perusahaan asal Taiwan itu setelah sebelumnya memperkenalkan Eee PC yang terbilang fenomenal.

"Eee Pad Transformer bukan tablet biasa. Ini akan menjadi tonggak sejarah baru di ranah Android. Kami menawarkan fitur-fitur terbaik dengan harga kompetitif," katanya di sela konferensi pers di Taipei - Taiwan, Selasa 28 Maret 2011.

Tablet PC anyar Asus ini mempunyai keunikan di sisi desain. Ia memiliki dock khusus untuk mengubah fungsinya seolah-olah seperti laptop atau notebook. Sehingga, fitur edit dokumen lumayan agak terpakai di tablet ini.

 Rancangan unik full-size QWERTY keyboard docking station menawarkan dua port USB, SD card reader dan penambahan daya tahan baterai hingga 16 jam.

Selain itu, Eee Pad Transformer juga dilengkapi IPS Panel yang tangguh dan anti gores, dual camera, dan telah didukung Adobe® Flash® 10.2, fitur yang tidak dipunyai Apple iPad 2.

Asus saat ini membuka pembelian melalui pemesanan (pre-order) Eee Pad Transformer sejak tanggal 25 Maret 2011 di Taiwan, dan konsumen diharapkan dapat menerima tablet setelah kurun waktu dua minggu. Peluncuran secara resmi di Inggris menyusul pada 30 Maret, dan kemudian Amerika Utara.

Asus Eee Pad Transformer datang dengan layar sentuh capactive sebesar Apple iPad, yakni 10,1 inci. Resolusi layarnya sebesar 1280 x 800 piksel, relatif tajam dan layak untuk mendukung OS Android 3.0 atau Honeycomb.




 Asus memodali Eee Pad Transformer dengan dua opsi memori sebesar 512MB dan 1GB RAM. Selain itu, terdapat prosesor nVidia Tegra 2 SoC. Kemampuan ini dianggap cukup untuk mendukung kinerja tablet yang tersedia dengan 3 versi, yakni versi 16GB, 32GB, dan 64GB.

Di segi konektivitas, tablet setebal 1,2 cm dengan berat 680 gram ini dilengkapi dengan Bluetooth, Wi-Fi, USB 2.0, dan HDMI untuk memutar video HD 1080p di TV atau proyektor secara jernih. Soal harga, Asus mebanderolnya dengan harga mulai 400 pounds, setara Rp 5,5 juta.

0 komentar:

Poskan Komentar

Post Populer

Statistik

Jumlah Pengunjung